Jumat, 06 November 2015

Paramount Garap Manado, Bangun Rumah Rp 1,5 Miliar

Selasa, 13 Oktober 2015 19:02 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- PT Paramount Enterprise Internasional, pengembang properti di kawasan Gading Serpong, Tangerang-Banten tengah mengkaji rencana mendirikan properti di Manado, Sulawesi Utara.

Pasalnya, kebutuhan properti semakin meningkat seiring dengan kenaikan industri pariwisata dan bisnis di wilayah Indonesia timur tersebut.

Ervan Adi Nugroho, President Director PT Paramount Enterprise International atau Paramount Land mengatakan, pihaknya akan meluncurkan produk properti baru di kuartal IV/2015.

Rencananya, perusahaan akan mendirikan kawasan terpadu yang terdiri dari perumahan dan komersial di Manado dengan luas lahan sekitar 20 hektare (ha).

"Kami akan meluncurkan perumahan dengan harga Rp 1,5 miliar di Manado pada akhir tahun," katanya, kepada KONTAN, Selasa (13/10). Sayangnya, Ervan belum dapat menyampaikan secara detail terkait produk anyar Paramount Land ini karena masih proses kajian.

Saat ini, Paramount Land mengklaim, memiliki lahan yang luas untuk membangun properti resindensial dan komersial.

Misalnya, perusahaan memiliki kapasitas lahan (landed bank) seluas 1.200 di seluruh dari per kuartal III/2015. Selanjutnya, Paramount Land tetap komitmen untuk membangun properti untuk kelas menengah dan kelas atas. (Nina Dwiantika)

Source :
http://www.tribunnews.com/bisnis/2015/10/13/paramount-garap-manado-bangun-rumah-rp-15-miliar

Rabu, 07 Oktober 2015

Paramount Land Resmikan SuperPro

Selasa, 06 Oktober 2015 | 19:18

Jakarta - PT Paramount Land meluncurkan produk dan inovasi terbarunya, yakni Supermarket Properti (SuperPro). Produk baru ini hadir untuk memudahkan konsumen untuk membeli properti milik Paramount Land.

"SuperPro memberikan kemudahan dan keleluasaan bagi konsumen dalam memilih produk-produk properti yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka di proyek Paramount," kata Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho, disela launching SuperPro, di Senayan City, Jakarta, Selasa (6/10).

Di awal peluncurannya, Paramount telah membuka lebih dari 60 outlet SuperPro di Jabodetabek dan di Semarang nanti ada 10 outlet.

"Kami juga nanti membuka outlet SuperPro di kota-kota lainnya, seperti Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Manado, dan Medan akan menyusul," lanjut Ervan.

Menurut Ervan, produk ditawarkan Paramount Land di SuperPro ini adalah, mulai dari rumah extra besar, golf estate, custom homes, kondominium, residensial, komersial, hingga ruko. Dari berbagai macam produk tersebut, Paramount Land rencananya akan menjual ribuan unit di SuperPro.

Kondisi perlambatan ekonomi saat ini, kata dia, mendorong perusahaan untuk terus melakukan inovasi di berbagai bidang. Tidak cukup hanya produk berkualitas, harga kompetitif, lokasi premium tapi juga memberikan terobosan dalam penjualan. Untuk itulah SuperPro hadir, untuk memberikan kemudahan dan keleluasaan bagi konsumen dalam memilih produk-produk properti yang tepat, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

Managing Director Paramount Land Andreas Nawawi, menyampaikan SuperPro merupakan perwujudan unsur place dalam empat pilar marketing (product, people, price, dan place).

"Kami ingin mendobrak kebiasaan bahwa bisnis properti adalah bisnis konvensional. Kami mempersiapkan orang-orang yang kompeten yang dibekali dengan pelatihan dari sisi motivasi, administrasi, cara pembayaran sampai dengan informasi terbaru soal perpajakan," kata dia.

Ervan mengatakan, untuk investasi, perusahaan membutuhkan dana capai Rp 2 miliar per outlet. Karena itu kata dia kehadiran SuperPro bisa membantu meningkatkan pendapatan Paramount Land. Seperti diketahui, untuk tahun 2015 ini, Paramount Land menargetkan market sales sebesar Rp 3 triliun.

"Dari hasil laporan September kemarin, baru tercapai 60% dari target. Kami berharap kehadiran SuperPro dapat mendukung target yang sudah kami canangkan," ujarnya.

Imam Mudzakir/FER

Source :
http://www.beritasatu.com/properti/312404-paramount-land-resmikan-superpro.html

One-Stop Shopping Properti Berkualitas dan Lengkap Ada di SuperPro Paramount Land

Rabu, 7 Oktober 2015 09:07 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendengar kata supermarket, tentu bayangan kita adalah gerai yang menjual produk makanan, minuman ataupun yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari.

Tapi pernahkah membayangkan adanya supermarket properti yang menawarkan beragam properti?

Pengembang properti Paramount Land menghadirkan supermarket properti atau disingkat dengan nama SuperPro.

Di SuperPro calon pembeli bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai properti berkualitas dan lengkap, seperti rumah extra besar, golf estate, big custom homes, compact custom homes.

Juga compact regular homes, regular homes, town house, condominum, apartemen, ruko, ruko strata, soho, ruang kantor, mixed use, retail commercial, dan lain-lain.

Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho mengatakan, SuperPro memberikan kemudahan dan keleluasaan konsumen dalam memilih produk-produk properti yang tepat, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka.

"Layaknya supermarket di bidang ritel, konsumen dapat datang di setiap outlet SuperPro untuk mendapatkan informasi seputar produk yang tersedia maupun yang akan diluncurkan," kata Erwan saat peluncuran SuperPro di Senayan City, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2015).



SuperPro merupakan one-stop shopping karena para calon konsumen bisa langsung membandingkan jenis properti, lokasi, desain, harga, maupun cara pembayaran dengan mudah.

Saat ini, SuperPro telah tersebar 60 outlet di Gading Serpong, Tangerang, dan Jakarta serta 10 outlet di Semarang.

"Dalam waktu dekat akan disusul di lokasi Surabaya dan Manado. Untuk investasi, Ervan mengatakan nilainya mencapai Rp 2 miliar per outlet," katanya.

Adanya SuperPro memungkinkan calon pembeli yang tinggal di luar kota tidak harus ke Gading Serpong berurusan mengenai pembelian. Semua bisa dilakukan di SuperPro.

Yang lebih unik, layaknya di toko ritel misalnya hari ini mendiskon produk tepung terigu, besok diskon gula, hal yang sama dilakukan di SuperPro.

"Di waktu-waktu tertentu kita akan mendiskon produk properti yang kita tawarkan ataupun memberikan paket istimewa. Jadi penawarannya bisa per hari," kata Andreas Nawawi, Managing Director Paramount Land.

Memberikan harga spesial atau promosi properti umumnya dilakukan menyesuaikan kondisi ekonomi yang berlaku.

Ditambahkannya, SuperPro merupakan perwujudan unsur place dalam empat pilar marketing (product, people, price, dan place).

"Kami ingin mendobrak kebiasaan bahwa bisnis properti adalah bisnis konvensional," katanya.

Untuk itu kami mempersiapkan orang-orang yang kompeten yang dibekali dengan pelatihan dari sisi motivasi, administrasi, cara pembayaran sampai dengan informasi terbaru soal perpajakan.

Tentang kemungkinan bekerjasama dengan pengembang lainnya, Ervan mengaku tidak menutup kemungkinan ke arah sana.
"Tapi saat ini hanya untuk produk pengembang Paramount Land," katanya.

Saat ini masih ada sekitar 4.000 hingga 5.000 unit properti yang ditawarkan dan bisa diperoleh dengan mendatangi SuperPro.

Rangkaian peluncuran SuperPro di Main Atrium Senayan City Mall, Jakarta diisi pameran produk-produk properti dan didukung beragam acara yang menarik dari tanggal 6 hingga 11 Oktober 2015 di tempat yang sama. (Eko Sutriyanto)

Source :
http://www.tribunnews.com/bisnis/2015/10/07/one-stop-shopping-properti-berkualitas-dan-lengkap-ada-di-superpro-paramount-land?page=3

Senin, 28 September 2015

Sekarang, Saat Tepat Investasi Properti

WARTA KOTA, PALMERAH— Pelambatan pertumbuhan ekonomi akhir-akhir ini membuat  bisnis properti terkena imbasnya. Di saat ekonomi mengalami pelambatan, justru dinilai oleh pengamat properti sebagai waktu yang tepat  berinvestasi di bidang properti.

Andreas Siregar, pengamat properti dari Panangian School of Property, mengatakan, dalam siklus bisnis properti ada istilah booming property. Saat terjadi booming property, developer menjadi raja karena bisa menentukan harga properti dengan harga tinggi.

“Setelah booming property, terjadilah masa perlambatan. Itulah saat para pemilik uang menjadi raja. Masa perlambatan ekonomi itu jusru waktu yang tepat untuk investasi properti karena banyak insentif diberikan baik di pasar primer maupun sekunder. Pengembang juga menahan harga,” kata Andreas di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Minggu (27/9).

Menurut Andreas, selain membicarakan peluang, orang yang akan berinvestasi harus juga menghitung resiko.

“Investasi merupakan pengorbanan yang sudah pasti saat ini dengan harapan untuk mendapatkan keuntungan yang belum pasti. Maka modalnya harus aman dulu, jangan sampai modal habis tergerus inflasi. Investasi apa yang tidak tergerus inflasi, ya properti,” kata Andrea.

Selain modal aman, kata Andreas, harus ada kenaikan nilai dari investasi yang dipilih. Properti yang memiliki gain tinggi hanya ditemukan di lokasi sunrise.

Sunrise property itu ditentukan dua hal yaitu lokasi properti yang peruntukannya memang sudah ditetapkan pemerintah, dan perkembangan kawasan itu sendiri pada tahun-tahun mendatang.

“Kenaikan nilai itu sendiri, menurut saya yang aman minimal 15 persen per tahun, dengan tingkat balikan (yield) minimal 8 persen per tahun,” kata Andreas.

Menurun


Sementara itu, Supriantoro, Direktur Sales & Marketing PT Nusantara Prospekindo Sukses, mengatakan, adanya penurunan permintaan produk properti selama tahun ini.

“Tahun lalu, Januari-Agustus penjualan sudah di atas 100 persen, sekarang masih di bawah 75 persen, tapi kami optimis tercapai 100 persen hingga akhir tahun ini. Targetnya sama, 85 unit per bulan. Bersyukur kemarin ada yang transaksi sampai satu lantai. Mereka bilang, kalau ditahan sampai tahun depan, harganya enggak bakalan dapet satu lantai,” kata Supriantoro.

Pameran


Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyelenggarakan pameran rumah murah di Tangcity Mall Kota Tangerang sejak Jumat (25/9) hingga Minggu (4/10).

“Dalam pameran masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas KPR dengan sistem konvensional dan syariah untuk rumah subsidi dan bukan subsidi dengan harga maksimal Rp 400 juta,” kata Mansyur S Nasution, Direktur Kredit BTN, seperti dilansir Antara.

Mansyur mengatakan, BTN melakukan jemput bola kepada masyarakat yang ingin membeli rumah di berbagai kota di daerah melalui kegiatan pameran serupa dengan melibatkan pengembang yang ada di daerah tersebut.

Mansyur mengakui perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini membuat daya beli masyarakat turun, untuk itu BTN memberikan berbagai kemudahan termasuk dalam hal ini cara mendapatkan subsidi dalam membeli rumah.

BTN memberikan fasilitas KPR subsidi berupa bebas biaya administrasi dan uang muka minimal 1 persen. Sementara KPR bukan subsidi ada bebas biaya administrasi, uang muka ringan antara 5 persen dan 10 persen, diskon biaya provisi 50 persen, dan suku bunga kompetitif.

Selain itu, kata Mansyur, masyarakat dapat memperoleh informasi tentang rumah kosong (rukos) agunan kredit bermasalah di Bank BTN wilayah Jabodetabek. (chi/ang)

Source :
http://wartakota.tribunnews.com/2015/09/28/sekarang-saat-tepat-investasi-properti?page=3

Minggu, 27 September 2015

Tata Cara Jual – Beli Properti Bagian 4: Membeli Properti dari Developer

Oleh : Rurin, 21 Juni 2013

Kenyamanan dan keamanan menjadi skala prioritas seseorang dalam memilih tempat tinggal, oleh karena itu orang banyak mengincar rumah yang dikelola developer/pengembang. Tetap tidak semua orang memahami prosedur pembelian properti melalui developer. Secara mekanisme, developer menjual properti ke pasar primer setelah terjadi kesepakatan jual – beli. Secara sederhananya, pembeli belum bisa menempati rumah yang telah dibeli secara langsung, karena menunggu proses pembangunan selesai. Ini berlaku untuk jenis properti yang dikelola oleh developer seperti: rumah, apartemen dan ruko.

Berikut akan kami bahas mengenai cara pembelian properti melalui developer

1. Pemilihan Developer
Sebelum Anda membeli properti, pastikan bahwa properti tersebut dikelola oleh developer berpengalaman. Mempelajari track record developer sangat diperlukan, karena tidak sedikit developer dadakan yang bisa merugikan Anda di kemudian hari.

2.  Pemilihan Unit
Ketika developer mulai memasarkan produknya melalui brosur, flyer, baliho, iklan online dan lain – lain, Anda bisa mulai memilih unit mana yang sesuai dengan keinginan Anda dan kondisi keuangan Anda. Setelah menemukan unit kavling yang sesuai, Anda akan disuguhkan desain bangunan yang telah disiapkan oleh pihak developer. Anda juga bisa menanyakan apakah berhak menambah atau mengurangi desain yang telah ditetapkan atau tidak. Biasanya developer akan menambahkan biaya extra untuk perubahan yang dilakukan terhadap desain rumah. Anda juga bisa melakukan perubahan desain setelah melunasi semua pembayaran. Yang Anda perlu pastikan juga adalah waktu yang ditetapkan oleh pihak developer untuk serah terima unit.

3. Pembayaran Booking Fee
Anda bisa langsung menanyakan metode pembayaran (cash atau KPR) ,survey lokasi untuk melihat kondisi area yang akan dibangun perumahan, serta hal – hal lain. Setelah Anda cocok dengan kondisi perumahan, Anda bisa melakukan pembayaran booking fee/tanda jadi, dengan menyetorkan sejumlah uang sesuai dengan kesepakatan dan ketentuan yang diterapkan pihak pengembang. Dengan melakukan pembayaran booking fee berarti menunjukan bahwa Anda telah serius untuk membeli rumah tersebut.

4. Proses Pembayaran
Jika Anda melakukan pembelian rumah secara cash, setelah melakukan pembayaran booking fee Anda bisa melakukan pelunasan pembayaran sesuai peraturan dan ketentuan yang ditetapkan pihak developer. Namun jika Anda melakukan pembelian secara kredit (KPR), Anda harus melakukan pembayaran down payment (DP) dan memenuhi prosedur KPR yang telah ditetapkan. Prosedur KPR tersebut meliputi cara pengajuan KPR dan pemenuhan syarat-syarat KPR yang telah ditetapkan. Pada dasarnya besar DP bisa bervariatif semua menyesuaikan kondisi perokonomian Indonesia. Pada saat krisis global yang lalu, pihak bank masih bisa memberikan DP 0-10 % dari harga jual, namun saat ini sudah tidak lagi. Bank memilih aman dengan menetapkan nilai DP sebesar 30 % (sesuai peraturan pemerintah) dari jumlah pembayaran. Untuk pembayaran DP pihak developer akan memberikan ketentuan atau persayaratan tertentu, untuk waktu pembayaran biasanya 2 minggu – 1 bulan setelah pembayaran booking fee. Namun ada baiknya DP dibayar setelah anda selesai mengurus sistem KPR dengan Bank, agar Anda merasa ada kepastian prosentase dan penjadwalan pembayaran dari Bank tersebut.

Developer biasanya akan mengawal proses kepengurusan KPR karena sangat erat kaitannya dengan kepastian pembayaran, pembangunan rumah dan serah terima rumah. Waktu yang dibutuhkan untuk kepengurusan KPR rata –rata 14 hari kerja dan tergantung dengan kelengkapan persyaratan dan survey bank.

5. Proses Pembangunan
Setelah KPR disetujui oleh pihak bank, dan pembayaran DP telah dilakukan, maka pembangunan unit rumah harus dilakukan. Pembangunan unit ini tergantung dari luas unit yang Anda pilih, untuk rumah type 45 biasanya memakan waktu -/+ 4 (empat) bulan.

6. Serah Terima Unit
Setelah pembangunan unit telah rampung 100%, maka sudah siap untuk melakukan serah terima ke pembeli. Pihak developer biasanya akan memberikan masa retensi selama 3 bulan setelah serah terima dilakukan. Masa retensi adalah waktu yang pihak developer terhadap keluhan – keluhan mengenai bangunan dan kondisi rumah. Selama masa retensi ini apabila ada kerusakan mengenai bangunan dan kondisi rumah masih menjadi tanggung jawab pihak developer.

7. Akad Jual – Beli
Akad jual beli (AJB) adalah peralihan hak hukum atas tanah dan bangunan. Hanya dapat dilakukan Notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah lainnya. Tentunya sertifikat yang dahulunya atas nama penjual atau developer akan beralih dan diatasnamakan ke konsumen. AJB mengandung kewajiban pembayaran pajak. AJB dapat dilakukan sebelum serah terima rumah apabila skema pembayaran melalui KPR dengan KPR inden. Beda KPR inden dengan KPR biasa adalah pencairan KPR dapat dilakukan secara bertahap sebelum bangunan dimulai. Untuk info mengenai akad jual – beli bisa dilihat disini (link).

8. Pencairan KPR
Pembuatan akta jual – beli dan pembayaran pajak –pajaknya akan menjadi dasar untuk pencairan KPR oleh pihak developer. Dalam pencairan KPR, pembeli berada dibawah ikatan kredit oleh Bank pemberi KPR di hadapan Notaris yang ditunjuk oleh pihak Bank. Pencairan KPR tidak harus menunggu bangunan 100% jadi. Dengan KPR Inden, pihak developer dapat mencairkan sebagian nilai KPR.

Begitulah gambaran sederhana mengenai pembelian properti melalui developer, tetapi tidak semua developer memiliki aturan yang sama. Untuk mengetahui detail pembelian melalui developer, Anda bisa mendapatkan info lengkapnya melalui agen properti/ merketing yang bersangkutan.

Kunjungi UrbanIndo.com untuk menemukan informasi – informasi mengenai jual – beli properti.

Source :
http://blog.urbanindo.com/2013/06/tata-cara-jual-beli-properti-bagian-4-membeli-properti-dari-developer/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...